himpunan doa

Rabu, 27 Maret 2013

[ HARAP ]



ketika kubaca firman-Nya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”

aku merasa, kadang ukhuwah tak perlu di risaukan
tak perlu, karena ia hanyalah akibat dari iman
.


aku ingat pertemuan pertama kita

dalam dua detik, dua detik saja

aku telah merasakan perkenalan, bahkan kesepakatan

itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra

dengan iman yang menyala, mereka telah mufakat
meski lisan belum saling sebut nama, dan tangan belum berjabat
.


ya, kubaca lagi firman-Nya, “Sungguh tiap mukmin bersaudara”

aku makin tahu, persaudaraan tak perlu dirisaukan

karena saat ikatan melemah, saat keakraban kita merapuh

saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan
saat pemberian bagai bara api, saat kebaikan justru melukai
.


aku tahu, yang rombeng bukan ukhuwah kita

hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau mengerdil

mungkin dua – duanya, mungkin kau saja
tentulah terlebih sering, imankulah yang compang – camping
.


kubaca firman persaudaraan

dan aku makin tahu, mengapa di kala lain diancamkan;

‘para kekasih pada hari itu, sebagian menjadi musuh sebagian yang lain…
kecuali orang – orang yang bertaqwa”
(Salim A. Fillah, dalam buku “Dalam Dekapan UKHUWAH”)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar