himpunan doa

Rabu, 23 November 2011

KETIKA ALLAH MENJAWAB DOAMU DENGAN KATA "TIDAK"

Aku berdoa: 'Ya Allah ambillah kesombongan dalam diriku..!'
Allah menjawab, "Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."

Aku berdoa: 'Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat..!'
Allah menjawab, "Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."

ADA BANYAK KENIKMATAN YANG TERUS MENGALIR

Ada banyak kenikmatan yang terus mengalir ; Nikmat Kehidupan, Nikmat kesehatan , Nikmat Pendengaran , Nikmat Penglihatan , Nikmat Kedua Tangan dan Kaki , Nikmat Air dan Udara serta Nikmat Makanan. Nikmat keharmonisan keluarga, nikmat harta, kendaraan, dan lain sebagainya.

Dan yang paling agung dari semua itu adalah Nikmat Rabbaniyah, yakni nikmat Iman dan Agama Islam.

ANDAI AKU MUSLIMAH YANG TAAT

Bila saja aku muslimah yang takut Pada Allah, aku akan menjaga diri dari dosa

Bila saja aku muslimah yang taat, maka aku akan lebih menjaga pandangan, kata dan perilaku dari membuat fitnah untuk para lelaki dan atau bagi diriku sendiri.

TENTANG DIA

Dia selalu sabar, terlalu sabar menurutku. Baik agak sedikit galak namun tanpa cela di mataku, tak sempurna namun istimewa di hidupku.

Selalu kuingat tiap senti awal kami memulainya, agar aku selalu ingat betapa berartinya dia


Selalu kuingat betapa sopannya jemari hatinya ketika pertama kali ia meminta ijinku untuk menggenggam hatiku


BERUBAH LANGKAH DEMI LANGKAH

~~~>>


Banyak orang yang ingin berubah. Namun dia merasakan begitu sulit berubah. Apa penyebabnya?Anda pernah membaca artikel Bisakah Memakan Sepeda?

Jawabannya macam-macam. Banyak yang mengatakan tidak mungkin.
Bagaimana bisa memakan sepeda? Mereka anggap hanya bercanda.Padahal, orang yang memakan sepeda bukan fiktif bukan juga bercanda. Ini benar, adanya tercatat di Guiness Book of Record. Bahkan katanya, sudah terpecahkan oleh orang yang memakan Harley Davidson. Wow!Bagaimana bisa?

ENGKAULAH SUAMI YANG AKU IMPIKAN

Ketika engkau mencintaiku, engkau menghormatiku. Dan ketika engkau membenciku, engkau tidak mendzalimiku. 
Aku masih ingat saat malam pertama kita, saat itu engkau mengajakku shalat Isya' berjamaah. Setelah berdoa engkau kecup keningku lalu berkata: "Dinda, aku ingin engkau menjadi pendampingku Dunia-Akhirat". Mendengar ucapan itu, akupun menangis terharu. Malam itu engkau menjadi sosok seperti sayyidina Ali yang bersujud semalam suntuk karena bersyukur mendapatkan sosok istri seperti Siti Fatimah. Apakah begitu berharganya aku bagimu sehingga engkau mensyukuri kebersamaan kita? 


ALLAH MEMBERIKAN YANG TERBAIK

Bismillahir-Rahmanir-Rahim ...


Tiba-tiba HP ku berdering, setelah menjawab salam suara diseberang telepon tampak panik “Abi.. ummi mimisan nich.” Hmm.. kumaklumi kepanikan istriku saat itu karena belum pernah dia mengalami mimisan seperti ini. Memang cuaca di bulan Agustus 2007 siang itu begitu teriknya. Aku pikir ini akibat cuaca yang terik itu. Kemudian aku sarankan dia untuk segera ke dokter.


KESABARAN TANPA BATAS

( SATU )

“Wahai Rabbku, bangunkanlah untukku di sisi-Mu sebuah rumah di surga...”

Lisan wanita mulia itu, indah menyitir munajat yang dipersembahkan untuk Allah yang amat dicinta-NYA....... 
Meski dalam dera siksa bertubi-tubi yang dirasakannya,  namun wanita mulia itu masih terus dalam senyuman menawannya, senyuman wanita ahli syurga, ia terjaga naungan sayap-sayap para malaikat yang mengelilingi nya.... Hingga siksa yang diterima dari Firaun Suami yang begitu Durjana, mengantar kepulangannya, di sisi Robbul Izzati.....

DEFORMASI HATI

malam ini, hembusan angin lirih pelan-pelan menyudutkan mata, menyempitkan hati dan membekukan emosi.
malam ini, hatiku gundah, terjal dan tak terarah, tak berbentuk dan tidak lagi merah.
malam ini, kembali jariku lembur karena aku ingin bercerita, tentang kalbuku.


KETIKA ALLAH MENGHALAL-KAN

Bismillahir-Rahmanir-Rahim....
akhi wa uhti fillah ...


Ketika ALLAH S.W.T Telah Menghalalkan…


Sholat dua rakaat yang didirikan oleh orang yang menikah lebih baik dari sholat malam dan puasa pada siang harinya yang dilakukan oleh seseorang yang masih bujangan...


Ketika ALLAH S.W.T Telah Menghalalkan…

AH ... HARI LAHIR ITU !

– kutuliskan ketika hari ini akan berlalu…
.
bahkan, jika bicara pergantian hari pada kalender hijriyah, hari ini sudah berlalu.
sebentar lagi pukul 00.00 dan saya masih termangu di depan laptop mungilku.
membiarkan jemari menari, membalas sapa demi sapa dan doa yang dilontarkan.
.

BANGKIT INDONESIAKU

Saya tau, Indonesia bisa lebih baik. Masyarakatnya, pemerintahnya, sawah2nya, lautannya, cakrawalanya, pendidikannya, budayanya, karya2nya, keragamannya, SEMUANYA!


Saya tau, Indonesia bahkan MAMPU LEBIH BAIK dari negara manapun di dunia dan saya pikir kita semua yang sejak dilahirkan sudah ngirup udara dan aroma Indonesia wajib lah... punya mind set kayak gini.

WRITTEN

dan jika semua telah tertulis disana,
mengapa manusia harus menyesali kegagalan,
mengapa memunggungi ketidaksempurnaan,
memurkai kealpaan,

dan bahwa masa depan kita adalah serupa jalan berkelok, menyempit seperti gambar pemandangan gunung dan lerengnya yang kerap kita goreskan saat TK dulu, yang tak akan pernah kita lihat dan ketahui ujung dan teksturnya kecuali dengan terus berjalan maju, langkah per langkah;


SPASI

Kadang, suatu perjalanan butuh ditinggalkan. Entah dengan beberapa langkah maju atau berlangkah-langkah mundur.

Jika sebaris tulisan direstui untuk menjadi analogi dari satu musim perjalanan, maka selalu ada waktu dimana kalimat tak juga berujung, kata berserakan tanpa makna, segala macam imbuhan gagal memainkan peran, dan tanda baca bagai kehilangan identitas sakralnya. Ada saat dimana rangkaian kalimat mulai terasa aneh dengan titik yang tertukar oleh koma dan tanda seru berganti tanda tanya.

Kursor yang terus berkedip tepat di sisi kalimat terakhir pun tak jarang hanya bisa menyumbangkan kebuntuan. Tubuh yang seharusnya bersinergi mesra demi melahirkan sebuah tulisan secara tak terencana mengalami perubahan wujud seperti ini : jari tak bergerak, otak mendadak diam, syaraf-syaraf  di sekitar mata mulai berdenyut, leher belakang terasa bagaikan sedang ditumbuhi akar tunjang pohon beringin dan hati seolah sedang kabur entah kemana.